Hari Minggu Prapaskah II: Pengalaman di puncak gunung mempersiapkan diri kita untuk mengarungi lembah kehdidupan kita sehari-hari

Markus 9:2-10

(Bacakan Injilnya terlebih dahulu dari Markus 9:2-10)

Adik-adik, hari ini kakak membawakan beberapa gambar. Gambar apa ini? (Tunjukkan gambar dan beri kesempatan anak untuk menjawab). Ya, ini gambar pemandangan yang diambil dari puncak gunung. Apakah kalian pernah berlibur ke gunung? Dari semua liburan yang kakak pernah lakukan, hanya satu yang paling kakak nikmati, yaitu liburan di puncak gunung.
Mengapa orang-orang suka liburan di gunung? Satu alasan yang membuat kakak suka gunung, karena kakak ingin bebas dari hawa panas dan polusi di kota. Pada musim kemarau dengan teriknya panas matahari yang tak tertahankan, rasanya ingin sekali mendaki puncak gunung dan menikmati segarnya udara sehat.
Alasan lain, kakak suka pemandangan di gunung yang indah. Ketika kita turun ke lembah, sering kali sulit melihat dan menyadari keindahan alam di sekitar kita. Tetapi dari puncak gunung, kita dapat melihat dengan jelas segala keindahan alam di lembah.
Satu alasan lagi, kakak suka liburan ke gunung untuk melepaskan diri dari kesibukan sehari-hari. Sekali-kalli baik rasanya kita bisa bebas dari tekanan kerja dan padatnya jadwal untuk sekedar duduk-duduk santai.
Adik-adik, tahukah kalian bahwa Yesus pun suka membebaskan diri dari kesibukan untuk retret di gunung? Kitab suci menceritakan bahwa pada suatu hari Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes naik ke sebuah gunung, sehingga mereka dapat sendirian di sana. Ketika berada di puncak gunung, tiba-tiba penampilan Yesus berubah, pakaian-Nya menjadi putih bagaikan bersinar. Kemudian murid-murid melihat Elia dan Musa berbicara kepada Yesus. Petrus begitu semangat dan berpikir bahwa mereka akan tetap tinggal di puncak gunung bersama Yesus.
Betulkah Yesus beserta para murid tetap tinggal di atas gunung? Tidak! Dengan pengalaman mengagumkan di puncak gunung itu Yesus ingin memberi kekuatan bagi para murid untuk menghadapi hari-hari sulit mendatang yang akan mereka alami. Maka Yesus pun mengajak para murid-Nya kembali menuruni gunung.
Adik-adik, kalian dan kakak juga sewaktu-waktu membutuhkan liburan ke gunung untuk melepaskan diri dari udara panas dan stress. Kita juga memerlukan pengalaman puncak gunung dalam perjalanan kita sehari-hari bersama Yesus. Kita memerlukan pengalaman itu untuk memperbaharui kekuatan kita dalam menghadapi tugas-tugas sulit sebagai pengikut Yesus.
Bahan kreativitas:
IMG20180221223746
IMG20180221223729
Print gambar di bawah ini di kertas tebal berukuran A4, gunting sesuai pola, beri warna agar menarik kemudian beri lubang di bagian atas gambar untuk tali gantungannya (lihat contoh jadinya)
gbr1
Print gambar Yesus dan awan di bawah ini di kertas tebal berukuran A4, gunting sesuai pola kemudian tempelkan gambar Yesus ke gambar diatas dengan menggunakan sedotan di bagian belakangnya (agar tampak 3 dimensi) dan tempelkan gambar awannya ke tali gantungannya (lihat contoh jadinya).
gbr2

Tinggalkan Balasan